Penyelenggaraan layanan kesehatan
masyarakat melalui puskesmas merupakan kegiatan yang membutuhkan proses
pencatatan dan pengolahan data yang cukup kompleks. Dibutuhkan suatu sistem
informasi yang dapat menangani berbagai macam kegiatan operasional Puskesmas
mulai dari pengolaha data registrasi pasien, data rekam medis pasien, farmasi,
keuangan, hingga berbagai laporan bulanan, tribulan, dan tahunan.(Ahyar.2011)
Sebagai
bahan evaluasi tentunya sistem yang berjalan perlu adanya perubahan sistem yang
diharapkan bisa menyelesaikan masalah tersebut, salah satunya membangun sistem
informasi manajemen puskesmas(SIMPUS) secara terpadu dan handal.
Simpus
adalah program aplikasi komputer yang merupakan perangkat yang berfungsi untuk
mencatat(input), mengolah(proses), dan melaporkan(output) seluruh data-data di
puskesmas. Pengertian lain SIMPUS adalah suatu perangkat lunak yang berfungsi
untuk memenuhi kebutuhan puskesmas dalam mengelola data-data yang dimiliki.
Alasan mengapa harus membangun
SIMPUS :
1. Bisa digunakan untuk mencari data pasien.
2. Dapat menghasilkan laporan sesuai dengan kebutuhan.
3. Dapat mendukung keputusan dengan melihat hasil laporan
maupun data yang telah diolah.
4. Dengan interface yang disesuaikan dengan kebutuhan sehingga
mudah digunakan.
Dalam implementasinya SIMPUS terdiri dari
beberapa sub sistem sebagai berikut :
1.
Registrasi Pasien.
Registrasi merupakan sub-sistem yang
menangani data registrasi kunjungan pasien, baik kunjungan pada pemeriksaan
poli umum/ gigi/ gizi/ KIA/ imunisasi/KB. Kegiatannya meliputi :
- Pengolahan data pasien.
- Pengolahan data registrasi kunjungan pasien, terdapat beberapa macam klasifikasi registrasi, yaitu : pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, kunjungan gizi, kunjungan imunisasi, kegiatan KIA, kegiatan KB, pemeriksaan Laboratorium.
- Pemeriksaan atau Pemberian Tindakan Medis
Kelebihan Program Aplikasi SIMPUS
- Mudah untuk menari data
- Data bisa di printout sesuai dengan tingkat kebutuhan
- Mudah dipelajari
Kekurangan Program Aplikasi SIMPUS
- Rawan terhadap virus
- PC digunakan seminimal mungkin u/ program lain
- Single user
- Mati lampu, program jadi crash
Dengan adanya teknologi informasi jaringan telekomunikasi,
data aplikasi SIMPUS dapat di integrasikan antara Puskesmas – puskesmas dengan
Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sehingga akses control terhadap data kegiatan
operasional seluruh Puskesmas dalam satu Kabupaten/Kota dapat dilakukan dengan
lebih mudah, efektif dan efisien.
Arsitektur Aplikasi PUSKESMAS dirancang secara modular
dengan mengimplementasikan konsep three tier , yaitu suatu konsep arsitektur
sistem yang berlapis berdasarkan fungsi dan peran. Keuntungan dari konsep ini
terhadap aplikasi adalah akan memberikan tingkat adaptasi yang tinggi terhadap
kemungkinan perubahan/penambahan kebutuhan dimasa yang akan datang.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar